Posted by: menujuzerowaste | August 22, 2011

SAMPAH, MASALAH YANG BISA BAWA BERKAH

 

Sampah yang diproduksi oleh 220 jt penduduk Indonesia adalah 176.000 ton/hari atau 63.360.000 ton/ tahun ( standar 0,8 kg/jiwa/kapita atau 2,6 liter/orang/hari) namun 90% warga tidak peduli terhadap sampahnya,

Bagaimana perilaku warga terhadap sampahnya?

20% sampah dikumpulkan oleh tukang sampah RT untuk di bawa ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS), 25% dibuang sembarangan, 25% ditimbun ke dalam tanah, 5% dibuang ke sungai, 25% dibakar.

Bagaimana komposisi sampah tersebut?

Kurang lebih sampah organik 65%, kertas 10%,, plastik 2%, pecah belah 1,5%, kain 1%,

logam 7,5%, lain-lain 13%.

Sebenarnya ada banyak upaya produktif yang bisa kita lakukan terhadap sampah ini :

a.   Sampah organic

-bisa dijadikan kompos, pupuk cair, briket, asap cair, biogas ,

bioelektrik, beton semen polimer dan,pakan ternak.

- Atau didaur ulang menjadi aneka macam barang ,misalnya : kertas dari kertas bekas, Gedebok Pisang, Kulit Bawang,jerami,dan Pandan Wangi, Boneka dari limbah Pisang, kaligrafi kulit telur, hiasan dari cangkang Kerang,dll.

b. Plastik

-Kantong-kantong plastik bekas deterjen biasanya berwarna-warni. Banyak yang memanfaatkan sebagai bahan untuk pekerjaan tangan atau kerajinan, dijahit dengan sentuhan seni sesuai warna-warni bahannya menjadi barang-barang berguna, seperti kantong, tas, tempat sampah, payung, sandal dan lain-lainnya.

- kantong kresek atau kantong2 plastik berjenis tipis dan lentur dirajut menjadi tas, sandal hotel, dompet dsb

c, Pecah belah

- kerajinan berbahan baku pecahan kaca.

-dilelehkan bersama-sama dengan material kaca baru. Dapat juga dipakai sebagai bahan bangunan dan jalan. Sudah ada Glassphalt, yaitu bahan pelapis jalan dengan menggunakan 30% material kaca daur ulang.

d.Kain  perca

- bisa dijadikan berbagai produk fashion .

e.Logam

- kaleng2 dan botol dihias dan dicat menjadi wadah yang unik.
f.Lain-lain.

- pelapis jalan ,Paving block , tegel ,bata ,batako, yakni terdiri dari sampah dan berangkal (puing  bangunan )

Dengan gerakan 4 R(reduce-reuse-recycle-replace) masalah sampah  bukan hanya dapat kita atasi, bahkan sampah bisa membawa berkah ,bisa menghasilkan banyak uang.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: